Minggu, 20 September 2009

Aruna dan Avara (SINOPSIS)

Beberapa hari terakhir ini Aruna tampak sangat sibuk. Sibuk dengan otaknya yang tak henti-hentinya meluncurkan ide demi ide, untuk dituangkan di dalam sebuah cerita atau note di facebooknya. Ajakan dari orang tuanya untuk merayakan hari lebaran dan kumpul besama semua sanak saudara ditolaknya matang-matang. Semua hanya untuk membuat tulisan. Tulisan - tulisan konyol dari apa-apa saja yang dia rasakan dan yang dia dapatkan. Semua memang tampak seperti itu, tampak hanya Aruna dan Tulisannya saja, hanya Aruna dan Otak nya saja.Padahal siapa yang tahu, ada sesuatu hal lain yang membuat Aruna begitu bersemangat dan seperti terhipnotis. Seseorang lebih tepatnya bukan sesuatu. Seseorang yang memerikan warna baru, seseorang yang memerikan dunia baru, sesorang yang begitu berbeda di mata Aruna. Seseorang yang hingga saat ini belum ditemui sosok aslinya, seseorang yang hingga detik ini hanya dikenalnya melalui sms atau facebook. Tapi seseorang itu begitu nyata dan berbeda. Seseorang itu Avara....

Tidak ada komentar:

Posting Komentar